logo Tesis - Papua - Theses honai/home page

Timmer, Jaap 2000 Living with Intricate Futures: Order and Confusion in Imyan Worlds, Irian Jaya, Indonesia, PhD Dissertation, Centre for Pacific and Asian Studies, University of Nijmegen, Nijmegen
    © Jaap Timmer, 2000. Use of any part of this thesis for any purpose must be acknowledged.

Abstract

Living with Intricate Futures offers a close look at the complex patterns of Imyan society (West New Guinea, Papua) and the diversity of Imyan people's lives which are shaped by a variety of contingent forces, and by the ways in which people endow the world with meaning. Jaap Timmer shows how and why Imyan subdivide traditions of knowledge and related modes of activity as they shape their understanding through the enactment, reproduction, and invention of meanings. An important theme is the emphasis placed on tracing the emergence and the historical trajectories of certain key categories that have come to epitomise the traditions of knowledge. These categories come to the fore when Imyan discuss their own society, their customs, their futures, the church, and the government. Timmer traces the historical development of the categories and details the role of knowledge and secrecy to understand how conceptions of effective knowledge meaningfully relate to the traditions which shape behaviour which in turn (re)shapes the knowledge traditions. The result is a rich and empirically detailed ethnographic study that includes discussions of origin stories, male initiation, village construction, struggles for local leadership, opposition to Indonesian political control, criticisms of the early Dutch missionaries, and the advent of a new eschatology rooted in local myth and Christian doctrine.


Ringkasan

"Hidup dengan Masa Depan yang Berliku-liku" memberikan pandangan yang tepat tentang pola hidup masyarakat Imyan yang rumit di daerah Teminabuan, pesisir pantai Barat Daya Kepala Burung. Pandangan antropologis ini memfokuskan diri pada perbedaan cara hidup orang Imyan yang dibentuk oleh pelbagai pengaruh yang saling kait mengait dan oleh cara mereka memaknai dunia. Jaap Timmer menjelaskan bagaimana dan mengapa orang Imyan membagi ‘tradisi pengetahuan’ (traditions of knowledge) dan bentuk-bentuk yang berhubungan dengan tradisi-tradisi itu saat mereka membentuk pemahaman terhadap dunia melalui pembuatan, penciptaan ulang, dan penemuan makna. Tekanan disertasi ini adalah pada melacak pemunculan dan alur sejarah kategori-kategori kunci yang secara tepat melambangkan tradisi-tradisi pengetahuan itu. Kategori-kategori itu mengemuka saat orang Imyan membahas masyarakatnya, adatnya, masa depannya, gereja, dan pemerintah. Timmer melacak perkembangan historis semua kategori kunci tersebut dan merincikan peran dari tradisi-tradisi pengetahuan guna mengerti bagaimana pemahaman akan pengetahuan terkait dengan tradisi yang membentuk perilaku dan pada gilirannya membentuk (kembali) tradisi-tradisi pengetahuan itu. Hasilnya adalah sebuah kajian etnografis yang kaya akan data empiris dan terperinci, termasuk pembahasan tentang ceritra asal-usul, inisiasi laki-laki, susunan kampung desa, perjuangan untuk meraih kedudukan pemimpin lokal, perlawanan terhadap kendali politis pemerintah Indonesia, kritik terhadap para pendeta pendahulu dari Belanda, dan datangnya paham baru tentang akhir zaman yang berakar pada mitos lokal dan ajaran Kristen.


  © Copyright UNIPA - ANU - UNCEN PapuaWeb Project, 2002-2004.