logo banner honai/home page


EKOLOGI KAMORO - BAB VIII.

© Kal Muller, 2004. (English version)


01. Dari semua jenis hewan berkulit keras, yang tertinggi nilainya di daerah Timika adalah kepiting hutan bakau, Scyllia olivacaeous. Suatu jenis yang sangat serupa, S. Serrata dapat ditemui di hutan-hutan bakau lainnya. Menilik permintaan pasar Timika saat ini bisa diartikan bahwa kepiting ini dipanen secara berlebihan, hal mana dapat berarti menuju kepunahan populasinya. Selama beberapa waktu, kepiting tersebut diangkut ke Singapura lewat udara, tetapi kini hal tersebut telah dihentikan.

02. sama dgn 01.

03. Udang Windu (atau juga udang Panda), Penaeus monodon hidup di hutan bakau sebagian besar dari hidupnya. Bersama dengan Udang Pisang (P.merguensis) besar, mereka merupakan jenis-jenis komersial utama di wilayah Timika, ditangkap dengan pukat menggunakan jala-jala yang menyisir dasar lautan. Jala-jala tersebut mengacaukan ekosistem dasar lautan, tetapi tidak ada langkah-langkah untuk menghentikan praktek-praktek merugikan tersebut.

04. Udang Air Tawar Raksasa, Macrobranchium rosenbergi, dapat ditemukan baik di darat maupun sepanjang pesisir hutan bakau, serta dijual dan disantap oleh penduduk Kamoro, tergantung dari pada akses mereka terhadap pasar. Udang-udang raksasa ini berganti warna dari coklat yang kekuning-kuningan menjadi hitam pada saat mereka telah sepenuhnya dewasa, namun apapun warnanya, rasanya amat lezat. Orang Australia menamakan udang ini chaerbin atau charabun.

05. sama dgn 04.

06. Udang Air Tawar Raksasa, Macrobranchium rosenbergi, dapat ditemukan baik di darat maupun sepanjang pesisir hutan bakau, serta dijual dan disantap oleh penduduk Kamoro, tergantung dari pada akses mereka terhadap pasar. Udang-udang raksasa ini berganti warna dari coklat yang kekuning-kuningan menjadi hitam pada saat mereka telah sepenuhnya dewasa, namun apapun warnanya, rasanya amat lezat. Orang Australia menamakan udang ini chaerbin atau charabun. Ditemukan dalam air tawar jauh ke dalam daratan, seorang anak laki-laki memamerkan hasil tangkapan terakhirnya (lihat di atas).

07. Jenis kepiting yang hidup dekat pantai termasuk jenis Blue Manna yang sering ditemukan dan sangat laku di pasar-pasar di Timika. Jenis Blue Manna juga disebut Blue Swimmer atau kepiting pasir, atau Artunus pelagicus. Dalam bahasa Kamoro namanya adalah okomaro. Namun, jenis Blue Manna ini tidak selaku jenis kepiting biasa yang hidup di daerah hutan bakau. Jenis kepiting Blue Manna terkenal sekali di benua Australia.

08. Jenis kepiting daun, juga dikenal dengan nama eporo diantara penduduk Kamoro, walaupun bentuknya terlampau kecil untuk dinikmati mereka, jenis ini sering bermanfaat sebagai umpan. Menurut hasil penelitian departemen lingkungan hidup Freeport, jenis ini adalah pendatang baru bagi ilmu pengetahuan dan untuk sementara waktu digolongkan sebagai jenis Dorippe sp..




  © Copyright UNIPA - ANU - UNCEN PapuaWeb Project, 2004.

honai/home page