logo banner honai/home page


EKOLOGI KAMORO - BAB XI.

© Kal Muller, 2004. (English version)


01. Contoh dari sebuah alat perangkap untuk menjerat hewan, sebuah model tiruan dari perangkap yang biasa digunakan penduduk Kamoro untuk menangkap babi hutan, burung kasuari atau lain-lain hewan buruan. Alat tersebut dipasang sepanjang jalur yang biasa dilalui si hewan yang ingin ditangkap di dalam rawa dan hutan rimba. Bagian tali jeratnya ditutupi dengan dedaunan dan dikaitkan pada sebatang pohon muda yang mudah dibengkokkan dan cepat akan lurus kembali begitu alat perangkap tersentuh.

02. Hewan kuskus berbintik-bintik, atau Spilocuscus maculatus, lazim terdapat di daerah dataran rendah Papua. Warna bulu kulitnya bervariasi dari putih bersih hingga coklat muda. Daging kuskus dihargai tinggi oleh penduduk Kamoro sedangkan kulitnya dipakai mereka sebagai hiasan kepala khusus oleh pemimpin-pemimpin penting. Hewan kuskus dapat dijinakkan bila dipelihara dan dibesarkan di desa.

03. Kulit hewan kuskus yang berbintik-bintik biasanya dijadikan pengikat kepala yang indah bagi seorang pemimpin, sebuah tanda kedudukan penting yang lazim, apalagi bila ditambah lagi dengan bulu-bulu burung kasuari. Hiasan-hiasan ini hanya dikenakan pada upacara bersifat ritual.

04. Babi bukan hewan asli bagi Papua. Mereka diimpor ke pulau ini lama setelah pendatang-pendatang manusia yang pertama tiba. Kini, babi hutan adalah hewan buruan utama untuk penduduk Kamoro. Hewan ini ditangkap dengan alat jerat atau diburu dengan bantuan anjing-anjing dan lembing-lembing. Kadang-kadang pohon sago ditebang dan dibelah untuk digunakan sebagai umpan.

05. Penduduk pendatang yang tinggal di daerah Timika berburu babi di daerah penduduk Kamoro. Jalan yang telah dibangun oleh perusahaan kayu Djayanti telah mempermudah akses ke daerah perburuan sehingga penduduk pendatang bersaing langsung dengan pemilik tanah tradisional penduduk Kamoro.

06. Hewan berkantong/marsupial hanya ditemukan di daerah pulau Papua dan benua Australia,meskipun sejumlah yang lumayan juga ditemukan di Amerika Selatan. Kebanyakan mereka tidak mempunyai nama-nama yang biasa diberikan orang setempat. Nama dari jenis marsupial yang terlihat dalam gambar ini adalah Echympyra, yang juga merupakan nama umum untuk mengenalnya. Dalam keluarga yang sama adalah Peroryctidae dalam mana tergolong jenis bandicoots yang lebih umum dikenal.




  © Copyright UNIPA - ANU - UNCEN PapuaWeb Project, 2004.

honai/home page